Sahabat

Salah satu yang kadang membuat saya sedih adalah, setelah menikah dan mempunyai anak, saya tidak lagi memiliki kekuasaan penuh atas waktu. Saya tidak bisa lagi langsung terbang ke  tempat sahabat yang sedih, saya tidak lagi punya keleluasaan untuk segera merespon tangisan dengan pelukan, saya juga sering absen di pertemuan-pertemuan malam hari yang selalu penuh dengan percakapan seru.

Lagi kangen aja punya keleluasaan seperti itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s