Karena Nama adalah Doa

Mencari nama untuk putri ketiga kami semestinya menjadi tugas Pakne, namun hingga satu bulan menjelang kelahiran,tidak ada satu proposal pun mampir ke saya heheh. Akhirnya, saya pun ikutan mencari nama. Dari awal kami berdua sepakat, nama anak-anak kami haruslah memenuhi beberapa persayaratan (duilee) di bawah ini :

–          Terdiri dari dua kata, meskipun kami sadar di era sekarang buanyak banget nama anak-anak yang panjang. Alasannya sederhana, supaya kakek neneknya mudah inget juga seluruh rakyat Indonesia, kalau dia nanti jadi presiden hehee

–          Diawali dengan huruf A. Iya doong, kami kan The A team family : Ajar (nama pakne), Astri, Anantya Laksmi (alm) dan Azma Nandita. Semua  dimulai dari huruf A.

–          Salah satu kata harus mengandung arti “bahagia”. Tidak lain dan tidak bukan, adalah karena kami ingin anak-anak kami bahagia hidupnya. Bahagia akan apapun yang mereka kerjakan, bahagia akan hidup yang kadang naik dan turun. Lagipula, hidup ini untuk apa lagi jika bukan untuk mencari rasa bahagia. Nama Laksmi berarti kebahagiaan begitu pula dengan Nandita

Maka pencarian pun dimulai. Susaaah sekali rasanya mencari nama dengan awalan A yang sesuai selera, supaya senada dengan Azma, kami pun mencari nama yang ada huruf z nya (hahaha menambah sulit pencarian sebetulnya).

Pakne pun mengkonsultasikan setiap nama yang kami temukan kepada ustad kenalannya, yang tentu saja menambah tingkat kesulitan kami. Karena beberapa nama yang kami temukan di internet, menurut sang ustad, justru tidak ada dalam kamus bahasa Arab. Duh sampai kriting kami dibuatnya. Hingga Aleeza lahir, nama untuknya belum juga hadir. Namun kami sesungguhnya tidak kuatir, karena sunnah Rosul adalah memberikan nama anak pada hari ke 7 kelahirannya. Jadilah setiap pada setiap teman yang bertanya “namanya siapa?” kami menjawab dengan senyum lebar “ masih didiskusikan” hehehe.

Setiap malam, saya dan pakne sibuk dengan BB masing-masing, judulnya cari nama. Berbagai situs dijelajahi. Macam-macam nama menjadi nominasi. Pakne sampai membeli buku nama-nama bayi islami untuk memantapkan pilihan kami. Deadlinenya adalah : Jam 12 malam pada hari ke enam lahiran. Sebelum hari itu tiba kami memanggilnya dengan sebutan adik bayi hehehe.

Hingga akhirnya jatuh cintalah kami pada nama Aleeza yang artinya bahagia, dan Farzana yang artinya cerdas. Jadilah pada hari ketujuh, bersamaan dengan akikah, kami  mengumumkan pada dunia nama putri ketiga kami. Pakne dan saya sepakat memanggilnya deeza, singkatan dari adik aleeza. Teriring doa semoga dia menjadi putri yang cerdas dan bahagia, serta mampu menciptakan kebahagiaan bagi orang lain. Selamat bergabung di keluarga kami sayang!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s