#momwisdom: a personal project

Energi saya untuk menulis sudah lama hilang. Laman blog ini saja sudah lama tidak disambangi. Alasannya banyak, mulai dari susah cari inspirasi, gak sudah sama header blognya, fotonya kurang bagus dan masih banyak lagi. Dan tahun ini saya belajar, untuk bisa melakukan sesuatu, tidak perlu menunggu hidup menjadi sempurna. Karena hidup bisa menawarkan berjuta kemungkinan.

Lalu saya merenung, bahan bakar saya untuk menulis selalu datang tidak jauh dari urusan menjadi ibu. Perjalanan menjadi ibu bagi saya selalu indah. Iya itu dipenuhi berbagai pengalaman, betul jika itu tidak selalu membahagiakan. Banyak momen dimana saya kadang ingin menarik rambut sendiri melihat tingkah laku anak-anak.

Tapi kalau diingat.. energi saya untuk menjadi ibu yang lebih baik tidak pernah padam. Keinginan saya mengeksplorasi hidup justru terasa lebih besar ketika sudah menjadi ibu. Keberanian saya mengambil resiko, juga lebih berani ketika predikat ibu sudah disandang. Bahkan, sumbu kesabaran saya seolah tanpa batas begitu anak pertama saya lahir dan dia menjadikan saya seorang ibu. Dalam hidup, rasanya baru sekarang saya menyayangi sesuatu melebihi diri saya sendiri. Dan perasaan-perasaan ini saya yakin tidak hanya dialami oleh saya seorang

Oleh karenanya, tercetus ide #momwisdom, sebuah serial wawancara dokumentasi tentang filosofi menjadi ibu dari berbagai mama dengan berbagai profesi. Saya berharap, mendokumentasikan ini membuat jiwa saya terus belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

One thought on “#momwisdom: a personal project

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s